
“Dengan big data, bantuan bisa diberikan sesuai target dan profil penerima. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” tegas Dedie.
Ia mencontohkan, berdasarkan pemberitaan nasional, terdapat sekitar 15 juta penerima PKH yang menyalahgunakan bantuan untuk judi online. Untuk itu, Dedie meminta para lurah melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan.
“Teman-teman lurah adalah pihak yang paling mengetahui kondisi warganya. Kalau ada profil penerima yang tidak sesuai, segera ganti,” tandasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















