Dosen IPB University Kenalkan Jamu Ternak untuk Domba dalam Pelatihan Kesehatan Ternak Berbasis Kearifan Lokal

BOGORTODAY.COM – Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan peternakan rakyat, IPB University melalui program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) melaksanakan kegiatan penyuluhan pembuatan dan pemanfaatan jamu ternak untuk domba yang telah dilaksanakan hari rabu 9 juli 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di Peternakan Al-Baroqah, Bogor, Jawa Barat, dan dipimpin langsung oleh Dr. Bayu Febram Prasetyo, S.Si., Apt., M.Si.

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peternak dalam memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif untuk menjaga kesehatan hewan ternak secara berkelanjutan.

Dalam penyampaian materinya, Dr. Bayu menekankan pentingnya pendekatan herbal yang bersumber dari kearifan lokal, seperti penggunaan kunyit, lada, sambiloto, kayumanis dan bahan lainnya yang mudah didapatkan di sekitar lingkungan peternakan.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

“Jamu ternak merupakan solusi alami yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan ternak, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada antibiotik kimia. Dengan jamu, kita juga ikut menjaga kesehatan lingkungan dan keamanan pangan,” ujar Dr. Bayu kepada para peserta.

Penyuluhan ini mencakup sesi teori dan praktik langsung. Para peserta diajarkan mulai dari identifikasi bahan, formulasi ramuan, teknik perebusan, hingga cara pemberian jamu kepada ternak.

Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan produk jamu ternak dalam bentuk instan yang dapat langsung digunakan.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit
Dosen IPB University Kenalkan Jamu Ternak untuk Domba dalam Pelatihan Kesehatan Ternak Berbasis Kearifan Lokal

Sebagai bagian dari edukasi berkelanjutan, Dr. Bayu membagikan modul praktis berjudul “Pemanfaatan Jamu Ternak Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Ruminansia”, yang disusun untuk mempermudah para peternak dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat dari kegiatan penyuluhan.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari peternak yang merasa terbantu dengan solusi alternatif ini.

Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam praktik sehari-hari dan menjadi bagian dari transformasi peternakan yang lebih mandiri, sehat, dan berkelanjutan.

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================