
BOGORTODAY.COM – Kebakaran hebat melanda lima rumah warga di kawasan Makasar, Jakarta Timur, Minggu malam (13/7/2025). Peristiwa tragis ini merenggut satu nyawa, sementara belasan lainnya berhasil diselamatkan.
Menurut informasi dari Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, kebakaran terjadi di Jalan Kerja Bakti VIII RT 03/RW 07, Kelurahan Makasar, sekitar pukul 21.45 WIB.
“Korban meninggal dunia atas nama Dwi Hariningsih, usia sekitar 55 tahun,” kata Abdul Wahid, Senin (14/7/2025).
Tidak Sempat Menyelamatkan Diri
Dwi Hariningsih, yang berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi, dilaporkan tidak mampu menyelamatkan diri. Kondisi korban yang sedang sakit membuatnya tidak bisa berjalan keluar rumah saat api dengan cepat membesar.
“Kondisi korban sakit, tidak bisa jalan ke luar. Jadi, korban tertinggal di dalam rumah saat api membesar,” ujar Abdul.
Penanganan Cepat dari Petugas
Begitu mendapat laporan pada pukul 21.45 WIB, 12 unit mobil pemadam dan 60 personel dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur segera dikerahkan ke lokasi.
- Tiba di lokasi: 21.50 WIB
- Pemadaman awal dimulai: 21.51 WIB
- Pendinginan: Dimulai pukul 22.36 WIB
- Kebakaran dinyatakan padam: Sekitar pukul 23.20 WIB
Kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari dua jam, mencegah api menyebar lebih luas ke pemukiman padat di sekitarnya.
18 Orang Selamat, Kerugian Capai Ratusan Juta
Selain satu korban jiwa, sebanyak 18 orang penghuni lima rumah lainnya berhasil diselamatkan tanpa luka serius. Meski demikian, kerugian materi yang ditimbulkan mencapai angka yang cukup besar.
“Total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 525 juta,” ungkap Abdul.
Penyebab Diduga dari Kebocoran Gas
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang kemudian menyulut api besar.
“Pada saat terjadi kebakaran, api tiba-tiba membesar. Diduga dari kebocoran tabung gas yang diketahui oleh para tetangga,” jelas Abdul.
Imbauan untuk Waspada
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi warga untuk selalu memeriksa kondisi tabung gas dan instalasi dapur, terutama di kawasan padat penduduk. Kebocoran gas yang tidak segera terdeteksi bisa memicu kebakaran besar dalam waktu sangat singkat.
Pihak Gulkarmat Jakarta Timur juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke 112 atau petugas pemadam kebakaran terdekat jika terjadi indikasi kebocoran gas atau insiden serupa.
Duka mendalam menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar, namun kesigapan petugas dan partisipasi warga sekitar berhasil mencegah jatuhnya korban lebih banyak. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kewaspadaan di lingkungan rumah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















