Luis Enrique Tampar Joao Pedro Usai Final Piala Dunia Antarklub 2025, Ini Alasannya

BOGORTODAY.COM – Final Piala Dunia Antarklub 2025 diwarnai insiden panas usai peluit panjang dibunyikan. Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, tertangkap kamera menampar striker Chelsea, Joao Pedro, setelah laga berakhir.

Aksi mengejutkan tersebut terjadi usai Chelsea mengalahkan PSG 3-0 dalam laga yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (14/7/2025) waktu setempat.

Chelsea tampil luar biasa di laga final dan memastikan gelar juara dunia klub lewat dua gol Cole Palmer serta satu gol tambahan dari Joao Pedro di babak pertama.

Meskipun PSG menguasai 67 persen penguasaan bola, mereka tak mampu membongkar pertahanan kokoh Chelsea dan malah terlihat frustrasi sepanjang pertandingan.

Kekalahan telak tersebut memicu emosi sejumlah pemain dan staf PSG. Seusai pertandingan, beberapa penggawa Les Parisiens terlihat mendekati Joao Pedro, yang tampak terlibat dalam tensi panas sepanjang laga.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Luis Enrique yang ikut menghampiri Pedro justru melakukan aksi tak terduga dengan menampar penyerang asal Brasil itu.

Ketika ditanya soal insiden tersebut, Enrique memberikan penjelasan mengejutkan. Ia mengaku tamparan itu bukan bentuk agresi, melainkan tindakan preventif agar keributan tak berkembang menjadi lebih besar.

“Di akhir pertandingan, ada situasi yang saya yakini sepenuhnya bisa dihindari oleh semua orang. Tujuan dan niat saya, seperti biasa, adalah mencoba memisahkan para pemain agar tidak ada lagi masalah,” ujar Enrique dikutip dari The Athletic.

“Situasi ini penuh ketegangan dan tekanan. Ada saling dorong yang sebenarnya tak perlu terjadi. Tapi saya ulangi, niat saya adalah mencegah situasi yang lebih serius,” tambahnya.

Meski demikian, aksi Enrique menuai kontroversi di kalangan pecinta sepak bola. Banyak yang menilai bahwa sebagai pelatih, tindakannya tak pantas dilakukan, apalagi dalam ajang sebesar Piala Dunia Antarklub.

BACA JUGA :  Polisi Selidiki Teror Pocong di Cibinong Bogor

Di sisi lain, Chelsea merayakan gelar Piala Dunia Antarklub mereka dengan sukacita. Gelar ini menjadi prestasi besar bagi The Blues yang sukses mematahkan dominasi klub-klub Eropa tradisional dan menegaskan kebangkitan mereka di bawah manajer anyar mereka musim ini.

Sementara PSG harus mengevaluasi kembali strategi dan mentalitas tim, terutama dalam menghadapi tekanan di laga-laga besar.

FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden antara Luis Enrique dan Joao Pedro. Namun, publik menanti apakah federasi akan menjatuhkan sanksi atau memilih meredam ketegangan demi menjaga citra kompetisi.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================