Misteri Prabu Siliwangi: Sosok Tunggal atau Gelar untuk Delapan Raja?

“Menurut carita puisi, kebesaran Sri Baduga Maharaja menjadikan masyarakat Sunda segan menyebut nama aslinya, maka juru pantun berinisiatif dengan memopulerkan sebutan Siliwangi sebagai sebutan sang raja,” tulis Fery Taufiq.

Dengan demikian, sebutan Prabu Siliwangi menjadi populer dan melekat kuat pada satu sosok, yaitu Sri Baduga Maharaja—meskipun sejatinya adalah gelar yang lebih luas dalam konteks sejarah Sunda.

Petikan dari Naskah Wangsakerta

Dalam Naskah Wangsakerta, terdapat kalimat penting yang berbunyi:

Kawalya ta wwang Sunda lawan ika wwang Carbon mwang sakweh ira wwang Jawa Kulwan anyebuta Prabhu Siliwangi raja Pajajaran. Dedyeka dudu ngaran swaraga nira.

BACA JUGA : 

Yang artinya:

Hanya orang Sunda, Cirebon, dan Jawa Barat yang menyebut Prabu Siliwangi sebagai Raja Pajajaran. Itu bukan nama sebenarnya.

Kalimat ini menegaskan bahwa nama Prabu Siliwangi bukanlah nama asli, melainkan sebuah identitas budaya dan simbol kehormatan yang dilekatkan oleh masyarakat terhadap raja yang mereka hormati.

Prabu Siliwangi, dalam sejarah Sunda, bukanlah sekadar nama raja, melainkan simbol kekuasaan, kejayaan, dan identitas kultural.

BACA JUGA :  Mayoritas Alumni Unair Berkarier di Sektor Swasta, FTMM Catat Rata-rata Gaji Tertinggi

Meski sejarah mencatat delapan raja yang memegang gelar tersebut, Sri Baduga Maharaja tetap menjadi figur sentral yang paling dikenang dan dikultuskan sebagai Prabu Siliwangi sejati.

Legenda dan sejarah berpadu dalam sosok ini, membuatnya tetap hidup dalam ingatan kolektif masyarakat Sunda sebagai lambang kejayaan masa lalu yang penuh nilai-nilai luhur dan kearifan lokal.***

Sumber: iNews

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================