First Car Buyer Dominasi Pasar Mobil Indonesia, Industri Otomotif Diuntungkan 

first car buyer
Booth Daihatsu di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.(foto: tribunnews)

BOGORTODAY.COMLebih dari 60 persen konsumen mobil di Indonesia merupakan pembeli pemula atau first car buyer, yaitu mereka yang baru pertama kali membeli mobil. Kondisi ini mencerminkan besarnya potensi pasar otomotif di segmen tersebut dan menjadi peluang menarik bagi para produsen. 

Hal ini disampaikan oleh Corporate Communication Director sekaligus Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, dalam Konferensi Pers Road to GIIAS 2025 yang digelar di Jakarta pada Kamis (17/7/2025). 

Pasar otomotif Indonesia masih didominasi oleh pembeli pertama, ini menunjukkan bahwa motorisasi di Tanah Air terus berkembang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah pembeli pemula menjadi tanda positif bagi industri otomotif secara keseluruhan. 

Menurut Sri Agung, tingginya jumlah first car buyer menggambarkan motorisasi yang semakin merata hingga ke daerah-daerah, termasuk wilayah kabupaten dan kota kecil yang tengah berkembang secara ekonomi. 

BACA JUGA :  7 Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Kemandirian Anak

Fenomena ini juga menjadi sinyal bahwa pasar kendaraan masih sangat terbuka luas, apalagi jika didukung oleh kondisi ekonomi yang stabil serta daya beli masyarakat yang terus membaik dari waktu ke waktu. 

Sri Agung menuturkan bahwa wilayah yang sudah mulai berkembang dalam sektor otomotif menjadi indikator positif. Hal ini menunjukkan permintaan terhadap kendaraan mengalami peningkatan secara bertahap dan berkelanjutan. 

Ia pun menyampaikan harapannya agar kondisi ekonomi nasional semakin membaik pada semester kedua 2025. Jika daya beli meningkat, maka kemampuan masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi juga ikut tumbuh. 

Dengan membaiknya ekonomi, semakin banyak masyarakat yang mempertimbangkan untuk membeli mobil pertama mereka, terutama yang sebelumnya hanya menggunakan kendaraan roda dua. 

“Kalau ekonomi berjalan baik dan daya beli meningkat, maka masyarakat bisa membeli kendaraan sesuai dengan kemampuan mereka,” tambah Sri Agung. 

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Dominasi pembeli pemula juga membuka peluang besar bagi produsen untuk menciptakan produk-produk yang sesuai kebutuhan mereka. Mulai dari harga yang kompetitif, fitur yang ramah pengguna, hingga kemudahan dalam skema pembiayaan. 

Tak hanya dari sisi produk, peran perusahaan pembiayaan atau leasing juga sangat penting dalam mendorong pertumbuhan pembelian mobil di Indonesia. Sebab, sebagian besar transaksi kendaraan dilakukan dengan sistem kredit. 

“Pembelian mobil di Indonesia memang masih banyak yang menggunakan kredit. Ini jadi indikator bahwa sektor pembiayaan juga punya peran penting dan bisa terus berkembang dengan sehat,” jelasnya. 

Dengan kerja sama antara produsen dan lembaga pembiayaan yang solid, peluang untuk menjangkau konsumen pemula bisa semakin luas. Hal ini turut memperkuat fondasi pertumbuhan industri otomotif ke depannya.(mg2) 

Sumber: tribunnews.com 

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel  

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================