
Ketua Tim Evakuasi TNGR, Gede Mustika, menyebut evakuasi dilakukan oleh delapan personel dan menggunakan helikopter.
“Saat dievakuasi, korban masih dalam kondisi sadar,” kata Yarman.
- Pendaki Malaysia Terkilir
Sebelumnya, pada 27 Juni 2025, pendaki asal Malaysia berinisial NAH juga mengalami insiden serupa.
Ia terkilir saat hendak menuju Danau Segara Anak dan kemudian ditandu ke arah Torean. Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan dan kini telah kembali bersama rombongannya.
“Sudah bisa jalan-jalan. Sekarang korban ikut menikmati air terjun di Senaru,” ungkap Yarman.
TNGR Minta Pendaki dan Guide Lebih Waspada
Kepala TNGR, Yarman, kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi seluruh pendaki, pemandu wisata, dan tour organizer dalam mengatur rencana perjalanan ke Rinjani.
Ia berharap semua pihak mengedepankan keselamatan, terutama di jalur-jalur yang rawan seperti Pelawangan ke Segara Anak.
“Kami pastikan seluruh korban dalam kondisi baik. Tapi harapan kami tentu, jangan sampai ada lagi insiden seperti kasus Juliana Marins kemarin,” tegas Yarman.
Penutupan jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak ini menjadi peringatan penting akan risiko pendakian di jalur ekstrem, terlebih bagi wisatawan mancanegara yang mungkin belum familiar dengan karakteristik medan Rinjani.
TNGR kini terus melakukan pemantauan dan perbaikan guna menjamin keamanan seluruh pengunjung, sembari berharap tidak ada lagi insiden serupa ke depan.
Pendaki diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.***
Sumber: detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














