Viral! Video Pemulung Bandung Masak Ayam Bangkai di TPA, Dinsos Lakukan Asesmen Sosial

Ia juga menjelaskan bahwa memulung bahan makanan, termasuk produk buangan dari toko atau supermarket yang sudah kedaluwarsa, merupakan hal yang umum dilakukan oleh para pemulung.

“Tidak hanya ayam atau ikan, mereka juga menemukan makanan dalam kemasan kaleng atau dus. Bahkan daging ayam yang ditemukan biasanya dalam kondisi beku karena disimpan di freezer, jadi masih relatif segar,” katanya.

Miftah menambahkan bahwa pasangan Mimin dan Iin belum memiliki rumah sendiri dan masih menumpang di rumah orang tua.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Meski telah memiliki sepetak tanah, keterbatasan dana membuat mereka belum mampu membangun rumah.

“Program rutilahu sudah dilaksanakan di wilayah tersebut. Rumah ibu Mimin sendiri sudah mendapatkan bantuan rehab pada 2010. Namun karena Mimin belum memiliki bangunan rumah, ia belum bisa menerima bantuan program serupa,” ujar Miftah.

Terkait kemungkinan Mimin kembali memulung di TPAS Sarimukti, Miftah menyebut bahwa hal tersebut merupakan keputusan pribadi, dan Pemerintah Desa Neglasari tidak memiliki kewenangan untuk melarang warga bekerja sebagai pemulung.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

“Namun pihak desa berkomitmen untuk terus memberikan sosialisasi dan pembinaan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat,” katanya.

(mg1)

Sumber: inews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================