Minum Air Dingin Setelah Makan Pedas, Aman Nggak Sih? 

Makan Pedas
ilustrasi makanan pedas (foto: istock)

BOGORTODAY.COMMakan pedas memang jadi favorit banyak orang Indonesia. Dari sambal sampai mie pedas, rasanya bikin nagih dan menggugah selera.

Sensasi panas dan terbakar di lidah justru dianggap menambah kenikmatan. Tapi setelah makan pedas, banyak orang langsung mencari air. 

Biasanya, air dingin jadi pilihan pertama untuk meredakan pedas. Tapi, benarkah air dingin bisa meredakan sensasi terbakar itu? 

Atau malah justru berisiko untuk tubuh, terutama setelah makan dalam jumlah banyak? 

Rasa pedas sebenarnya bukan rasa dalam arti umum. Sensasi pedas muncul karena senyawa capsaicin yang mengaktifkan saraf perasa panas. 

Capsaicin bekerja seperti alarm panas di lidah. Ketika kita makan cabai, otak akan mengira mulut sedang terbakar. 

Air dingin memang terasa menyegarkan saat dikonsumsi. Namun, ketika berhadapan dengan capsaicin, hasilnya tidak seefektif yang kita kira. 

Capsaicin tidak larut dalam air, melainkan dalam lemak dan minyak. Jadi, saat kita minum air dingin, rasa pedas tidak hilang, malah menyebar ke area mulut lainnya. 

BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

Efek segar dari air dingin hanya sementara. Begitu suhu di mulut kembali normal, sensasi terbakar bisa muncul lagi bahkan lebih intens. 

Beberapa orang malah melaporkan rasa pedas makin parah setelah minum air dingin. Ini karena capsaicin belum benar-benar hilang dari mulut. 

Jika kamu ingin meredakan rasa pedas secara efektif, cobalah konsumsi susu. Susu mengandung kasein, protein yang bisa mengikat capsaicin. 

Selain susu, makanan berlemak seperti yogurt, keju, atau es krim juga cukup efektif menetralkan pedas. Mereka membantu melarutkan senyawa penyebab panas di lidah. 

Roti dan nasi juga bisa jadi penolong. Makanan berkarbohidrat ini menyerap capsaicin dan membantu mengurangi rasa terbakar secara perlahan. 

Namun, bagaimana dengan efek air dingin bagi pencernaan? 

Minum air dingin setelah makan pedas bisa menyebabkan ketidaknyamanan di perut. Terutama bagi yang punya lambung sensitif atau riwayat maag. 

Kombinasi capsaicin dan suhu dingin bisa memicu kontraksi lambung. Akibatnya, perut terasa kembung, nyeri, atau tidak nyaman. 

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Selain itu, beberapa ahli menyebut bahwa air dingin dapat memperlambat proses pencernaan. Makanan jadi lebih lama dicerna oleh tubuh. 

Bukan berarti air dingin sepenuhnya dilarang. Tapi alangkah baiknya diminum secara perlahan, tidak dalam jumlah banyak, dan bukan dalam keadaan perut kosong. 

Jika kamu sehat dan tidak memiliki gangguan lambung, minum air dingin setelah makan pedas sebenarnya masih tergolong aman. 

Namun, penting untuk mengenali reaksi tubuh masing-masing. Apa yang cocok untuk satu orang, belum tentu cocok untuk yang lain. 

Kesimpulannya, air dingin bukan cara paling ampuh meredakan pedas. Tapi tetap aman dikonsumsi dalam batas wajar. 

Untuk meredakan pedas dengan cepat dan efektif, lebih baik pilih makanan atau minuman yang mengandung lemak atau kasein. 

Dan jangan lupa, nikmati makanan pedas secukupnya. Tubuh juga butuh istirahat dari sensasi panas yang berlebihan.(mg2) 

Sumber: berbagai sumber 

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel  

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================