Tragedi Kemanusiaan di Gaza: 93 Tewas Ditembaki Saat Mencari Bantuan

Tragedi Kemanusiaan
Warga Gaza menyerbu truk yang membawa bantuan kemanusiaan (dok. REUTERS/Dawoud Abu Alkas)

BOGORTODAY.COM Tragedi kemanusiaan kembali menyelimuti Jalur Gaza. Sedikitnya 93 warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah pasukan militer Israel menembaki kerumunan warga sipil yang tengah berusaha mendapatkan bantuan kemanusiaan.

Insiden memilukan ini terjadi di berbagai titik distribusi bantuan di wilayah utara dan selatan Gaza.

Penembakan Saat Bantuan Tiba

Menurut laporan Badan Pertahanan Sipil Gaza, seperti dilansir AFP, insiden paling berdarah terjadi pada Minggu (20/7/2025) ketika konvoi truk bantuan tiba di wilayah utara Gaza.

BACA JUGA :  Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah

Di lokasi tersebut, sekitar 80 orang dilaporkan tewas akibat tembakan yang dilepaskan pasukan Israel ke arah kerumunan warga sipil yang sedang menunggu bantuan.

Insiden serupa terjadi di dekat Rafah, wilayah selatan Gaza, di mana 9 orang tewas akibat penembakan saat bantuan didistribusikan. Lokasi ini juga menjadi tempat kejadian penembakan sebelumnya yang menyebabkan puluhan korban jiwa.

Selain itu, 4 orang lainnya tewas di Khan Younis, juga di wilayah selatan, saat mencoba mengakses bantuan kemanusiaan.

BACA JUGA :  HUAWEI MatePad Mini Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Ringkas untuk Produktivitas dan Hiburan Tanpa Batas

Konvoi Bantuan Dihadang dan Ditembaki

Program Pangan Dunia (WFP) dari PBB menyatakan bahwa konvoi bantuan mereka yang terdiri dari 25 truk mengalami penembakan setelah melintasi pos pemeriksaan dari Israel menuju Gaza City.

“Truk-truk bantuan kami berhadapan dengan kerumunan besar warga sipil yang kelaparan dan ditembaki,” ujar pernyataan resmi WFP.

Lembaga itu mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang disebut “sama sekali tidak dapat diterima”.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================