Kebakaran Landa Pabrik Ritsleting PT Hero Top Zipper di KBB, Kerugian Capai Rp250 Juta

BOGORTODAY.COM Kebakaran hebat terjadi di pabrik ritsleting PT Hero Top Zipper yang berlokasi di Kampung Cikuray, RT 04/14, Desa Kertamulya, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (22/7/25) dini hari.

Area yang terbakar mencapai 600 meter persegi dari total luas pabrik sekitar 20.000 meter persegi.

Saksi mata sekaligus warga sekitar, Herman (55), mengungkapkan bahwa kebakaran mulai terlihat pada Senin malam (21/7/2025) setelah terdengar teriakan dari dalam area pabrik. Tak lama kemudian, kobaran api langsung membesar dan menarik perhatian warga.

“Kejadiannya malam, terdengar suara teriakan, lalu muncul api. Dalam waktu singkat api membesar. Warga pun ramai berdatangan, dan lalu lintas di sekitar sini sempat macet,” ujar Herman, Selasa (22/7/25).

BACA JUGA :  Cara Mencuci Bantal di Mesin Cuci agar Tetap Bersih dan Awet

Pemadaman Libatkan Tiga Unit Damkar

Proses pemadaman dilakukan oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) KBB.

Api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar dua jam, disusul proses pendinginan untuk mencegah bara api tersisa.

Kepala Disdamkar KBB, Siti Aminah Anshoriah, mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena aktivitas pabrik telah selesai saat kebakaran terjadi.

“Korban jiwa tidak ada. Aktivitas produksi sudah selesai saat kejadian. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp250 juta. Untungnya, api tidak merembet ke permukiman warga karena penanganan cepat,” ujar Siti.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Bogor Perketat Pengawasan Usaha di Cijeruk dan Cigombong

Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Meski proses pemadaman berhasil dilakukan dengan cepat, hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui. Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber api.

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran pabrik yang terjadi dalam bulan ini di wilayah Jawa Barat.

Pemerintah daerah diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan infrastruktur keselamatan kebakaran di kawasan industri agar kejadian serupa tidak terulang.***

Sumber: iNews

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel  

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================