Pandangan Islam tentang Suami yang Jarang Pulang: Tanggung Jawab, Kasih Sayang, dan Teladan Rasulullah

BOGORTODAY.COM – Keharmonisan dalam rumah tangga tidak hanya bergantung pada terpenuhinya kebutuhan materi, tetapi juga sangat ditentukan oleh kehadiran emosional dan fisik antara suami dan istri.

Dalam ajaran Islam, peran suami sebagai pemimpin keluarga bukan hanya formalitas, melainkan tanggung jawab besar yang mencakup perhatian, kasih sayang, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan rumah tangga.

Namun, bagaimana pandangan Islam terhadap suami yang jarang pulang dan absen dari keluarganya? Apakah hal ini dibenarkan secara syariat?

Suami sebagai Pemimpin dalam Keluarga

Islam menetapkan suami sebagai qawwam atau pemimpin dalam keluarga. Hal ini ditegaskan dalam Surah An-Nisa ayat 34:

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari hartanya…”
(QS. An-Nisa: 34)

Kepemimpinan ini bukan berarti dominasi, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh. Seorang suami dituntut hadir, membimbing, dan menjaga keluarganya.

Jika ia jarang pulang tanpa uzur syar’i dan mengabaikan kebutuhan lahir batin keluarga, maka ia telah melalaikan peran fundamental yang diberikan Allah.

Kewajiban Berlaku Baik terhadap Istri

BACA JUGA :  Doa Melepas Pakaian dalam Islam: Amalan Sederhana dengan Banyak Keutamaan

Islam sangat menekankan pentingnya perlakuan baik suami terhadap istrinya. Dalam Surah An-Nisa ayat 19, Allah berfirman:

“Dan bergaullah dengan mereka (para istri) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah), karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”
(QS. An-Nisa: 19)

Menurut Tafsir Tahlili, ayat ini menunjukkan bahwa suami harus memperlakukan istri dengan cara yang baik, tidak bersikap kasar, tidak kikir, dan tidak menunjukkan ketidaksukaan secara berlebihan.

Jika ada kekurangan dari istri, Islam menganjurkan kesabaran dan tidak terburu-buru mengambil keputusan yang merusak rumah tangga.

Suami yang acuh tak acuh, tidak peduli, dan jarang berada di rumah, termasuk dalam kategori tidak bergaul secara patut, sebagaimana yang diperintahkan dalam ayat tersebut.

Teladan Rasulullah SAW dalam Kehidupan Keluarga

Rasulullah Muhammad SAW adalah contoh ideal dalam kehidupan rumah tangga. Allah SWT berfirman:

“Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu…”
(QS. Al-Ahzab: 21)

Dalam berbagai riwayat, Rasulullah dikenal sangat perhatian terhadap keluarganya. Dalam satu hadits, Aisyah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.”
(HR. At-Tirmidzi)

Dalam riwayat lain juga dikatakan:

BACA JUGA :  Takut Angkat Telepon? Kenali Phone Phobia, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

“Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebih pengasih kepada keluarganya melebihi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam.”
(HR. Muslim)

Dari contoh ini, jelas bahwa kehadiran suami secara emosional dan fisik adalah nilai penting dalam Islam. Rasulullah tidak hanya memberikan nafkah, tetapi juga memberikan kasih sayang, perhatian, dan waktu kepada keluarganya.

Jarang Pulang Tanpa Alasan Syari adalah Kelalaian

Islam tidak membenarkan suami yang jarang pulang tanpa alasan yang sah secara syariat. Jika seorang suami lalai dalam memberikan perhatian, tidak hadir secara emosional, dan bersikap cuek terhadap keluarganya, maka ia telah meninggalkan kewajiban penting dalam rumah tangga.

Perilaku semacam ini bukan hanya merusak keharmonisan, tetapi juga bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an dan teladan Rasulullah SAW.

Dalam fikih keluarga, tindakan seperti ini termasuk bentuk nusyuz atau pelanggaran yang harus segera diperbaiki agar rumah tangga tetap berada dalam naungan rahmat dan berkah Allah SWT.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================