Paus Leo XIV Kirim Kardinal ke Gaza, Desak Perlindungan Warga Sipil Palestina

Paus Leo XIV
Paus Leo XIV. (REUTERS/Yara Nardi)

BOGORTODAY.COM – Vatikan menunjukkan sikap tegas terhadap agresi Israel di Jalur Gaza, khususnya setelah serangan militer Israel menghantam Gereja Keluarga Kudus (Holy Family Church) — satu-satunya gereja Katolik di Gaza — yang menewaskan tiga orang, termasuk Pastor Gabriele Romanelli, imam paroki yang dikenal rutin melaporkan kondisi Gaza kepada mendiang Paus Fransiskus.

Paus Leo XIV mengutuk keras serangan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan brutal dan “kebiadaban perang.” Ia bahkan secara eksplisit menyatakan bahwa serangan itu dilakukan oleh tentara Israel, memperlihatkan perubahan nada yang lebih tegas dibandingkan pernyataan Vatikan sebelumnya dalam konflik Israel-Palestina.

“Dengan duka yang mendalam, Patriarkat Latin bisa mengonfirmasi dua orang tewas dalam serangan yang tampaknya dilakukan pasukan Israel ke Kompleks Keluarga Kudus pagi ini,” demikian kutipan pernyataan resmi Vatikan seperti dilaporkan AFP.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

Paus Leo XIV Telepon Mahmoud Abbas, Desak Perlindungan Warga Sipil

Pada Senin, 21 Juli, Paus Leo XIV mengadakan pembicaraan resmi dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. Ini merupakan percakapan pertama keduanya sejak Leo XIV menjabat sebagai Paus.

Dalam pembicaraan tersebut, Paus menegaskan kembali pentingnya hukum humaniter internasional ditegakkan, termasuk larangan penggunaan kekuatan secara sewenang-wenang, pemindahan paksa warga sipil, dan perlindungan terhadap tempat ibadah.

“Bapa Suci kembali menegaskan seruannya agar hukum humaniter internasional dihormati sepenuhnya, khususnya kewajiban melindungi warga sipil dan tempat-tempat suci,” tulis pernyataan Vatikan yang dikutip Vatican News.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Paus juga menyoroti pentingnya akses bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza yang terdampak dan mendesak dunia internasional untuk ikut menjamin keselamatan kelompok rentan di wilayah konflik tersebut.

Reaksi Israel dan Sikap Tegas Vatikan

Serangan ke gereja itu langsung menuai kecaman global. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menelepon Paus Leo XIV beberapa jam setelah insiden tersebut dan menyampaikan penyesalan mendalam atas serangan itu.

Netanyahu berdalih bahwa rudal yang menghantam gereja merupakan “rudal nyasar” dan menjanjikan penyelidikan penuh.

Meski disebut berlangsung dalam suasana “bersahabat”, namun pernyataan dari tokoh senior Vatikan menyiratkan keraguan atas versi Israel.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================