Gempa Bumi Magnitudo 3,2 Guncang Solok, Sumatera Barat: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Bumi
Peta gempa bumi mengguncang Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/7/2025). (Foto: BMKG)

BOGORTODAY.COM Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,2 mengguncang wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat pagi (25/7/2025) pukul 05.08 WIB.

Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laporan resmi yang dirilis sesaat setelah kejadian.

Berdasarkan hasil analisis sementara BMKG, pusat gempa (episenter) berada sekitar 12 kilometer tenggara Kabupaten Solok, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut terjadi pada titik koordinat 0,91 Lintang Selatan dan 100,68 Bujur Timur.

“Gempa Mag:3.2, 25-Jul-2025 05:08:36WIB, Lok: 0.91LS, 100.69BT (12 km Tenggara KAB-SOLOK-SUMBAR), Kedlmn: 10 Km,” tulis BMKG dalam keterangannya, Jumat pagi.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Warga sekitar dilaporkan merasakan getaran ringan, namun tidak cukup kuat untuk menimbulkan kepanikan.

BMKG menyatakan bahwa informasi ini dirilis secara cepat untuk keperluan mitigasi bencana, dan masih bersifat sementara.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” jelas BMKG.

Waspada Gempa Susulan

Meski gempa tergolong berkekuatan rendah, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan selalu mengikuti informasi terbaru dari BMKG melalui kanal resmi.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Penting juga untuk memastikan jalur evakuasi dan perlengkapan darurat dalam kondisi siap digunakan kapan saja.

Kabupaten Solok dan sekitarnya memang termasuk kawasan yang rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik, sehingga guncangan kecil seperti ini tergolong cukup umum terjadi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak resmi atau tidak bersumber dari lembaga kredibel.***

Sumber: iNews

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================