Jokowi Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM di Tengah Isu Ijazah Palsu

BOGORTODAY.COM – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan menghadiri acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang digelar pada Sabtu (26/7/2025) di Yogyakarta.

Kehadiran Jokowi dalam reuni tersebut menjadi sorotan publik, terlebih karena digelar di tengah maraknya isu terkait keaslian ijazah S1 miliknya.

Berangkat dari Solo Pagi Hari

Jokowi bersama sang istri, Iriana Joko Widodo, berangkat dari kediaman mereka di Sumber, Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 07.06 WIB.

Mengenakan kemeja putih dan celana hitam khasnya, Jokowi tampak santai saat keluar rumah dan sempat menyapa awak media.

“Ke Jogja, mau nengok saudara,” ujar Jokowi sembari tersenyum.

Iriana yang berjalan di belakang Jokowi, mengenakan kebaya panjang berwarna krem, langsung menambahkan,

“Mau reuni ding.”

Jokowi pun membalas dengan santai sambil tertawa kecil,

“Nengok saudara sambil reuni.”

Disambut Antusias Warga

Sebelum berangkat, Jokowi sempat melayani permintaan foto dari ratusan warga yang sudah menunggu di depan rumahnya. Warga secara bergiliran masuk ke halaman kediaman Presiden untuk berfoto bersama.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Kehadiran Jokowi Dikonfirmasi Ajudan

Kabar mengenai kehadiran Jokowi dalam reuni tersebut telah dikonfirmasi oleh Ajudannya, Kompol. Syarif Muhammad Fitiransyah, sehari sebelumnya.

“Insyaallah hadir,” ujar Syarif saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (25/7/25).

Reuni di Tengah Isu Ijazah Palsu

Reuni ini digelar saat isu mengenai keaslian ijazah sarjana Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM kembali mencuat ke publik. Isu tersebut diangkat oleh kelompok Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) bersama beberapa tokoh, seperti Rismon Sianipar, Roy Suryo, dan Dr. Tifauziya Tyassuma (Dokter Tifa).

Mereka mempertanyakan validitas ijazah S1 milik Jokowi, meskipun pihak UGM telah beberapa kali menegaskan keabsahan dokumen tersebut.

Kehadiran Jokowi dalam reuni kali ini pun dinilai sebagai langkah simbolis untuk menegaskan kembali keterkaitannya dengan UGM, tempat ia menempuh pendidikan formalnya sebagai sarjana kehutanan.

BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

Makna Politik dan Simbolik

Meskipun Jokowi menyebut kunjungannya sebagai “menengok saudara”, reuni ini memiliki nuansa politik dan simbolik yang cukup kuat.

Dalam kondisi publik yang sedang mempertanyakan latar belakang akademisnya, hadir langsung di kampus almamater menjadi cara untuk menjawab keraguan tanpa konfrontasi langsung.

Kehadiran Jokowi dalam reuni Fakultas Kehutanan UGM bukan sekadar nostalgia, melainkan juga pesan simbolis bahwa dirinya masih bagian dari civitas akademika UGM.

Di tengah polemik soal ijazah, kehadiran ini bisa dibaca sebagai bentuk klarifikasi tak langsung dan penguatan legitimasi atas latar belakang pendidikannya.

Publik kini menantikan apakah akan ada pernyataan resmi dari Jokowi atau pihak UGM seiring terus bergulirnya isu yang menyeret nama baik institusi dan kepala negara tersebut.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================