Kala Tugu Helikopter Membawa Cuan untuk Pedagang Kecil

tugu helikopter
Muklis, Pedagang Jajanan keliling yang berasal dari Leuwinutug, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto : Jihan Muheri/bogortoday.com/Mg2)

BOGORTODAY.COM – Langkah kaki Muklis (43) pelan tapi pasti menyusuri trotoar yang mulai dipadati warga. Di lengannya tergantung keranjang penuh jajanan, tahu Sumedang hangat, permen warna-warni, buah-buahan segar yang dibungkus plastik. Semua ia bawa dari rumahnya di Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan satu harapan, dagangan hari itu laris manis.

Pagi itu, Sabtu (26/7/2025) Muklis naik angkot menuju lokasi peresmian Tugu Helikopter, landmark baru yang tengah ramai diperbincangkan warga. Ia tidak ingin ketinggalan momen keramaian yang bisa jadi berkah tersendiri bagi pedagang kecil sepertinya.

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

“Waktu dengar ada peresmian tugu, saya langsung siap-siap. Bawa tahu, buah, permen… siapa tahu laku,” ujar Muklis tersenyum.

Ternyata firasatnya tak meleset. Sejak pagi hingga siang, pembeli datang silih berganti. Banyak pengunjung yang berfoto di depan tugu, lalu melirik keranjang Muklis. Tak sedikit dari mereka membeli jajanan ringan sebagai teman nongkrong atau oleh-oleh anak di rumah.

“Hari ini sangat ramai, alhamdulillah. Penghasilan bisa tembus seratus ribu. Sangat senang karena untung banyak,” kata Muklis sambil mengusap cucuran keringat di dahinya.

BACA JUGA :  Tragedi Camping di Temanggung Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Penggunaan Kompor Portabel

Bagi Muklis, tugu helikopter bukan sekadar monumen yang berdiri megah di tengah kota. Lebih dari itu, tugu ini menghadirkan peluang ekonomi baru, terutama bagi warga sekitar dan pedagang kecil seperti dirinya.

“Adanya tugu ini bagus, bisa jadi tempat orang kumpul dan foto-foto. Jadi rame, kita juga kebagian rejeki,” ujarnya menutup percakapan.

Dengan langkah ringan, Muklis kembali menata dagangannya. Hari masih panjang, dan senja belum tentu sepi. (Mg1/Mg2/Bas)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================