Kisah Wafatnya Ali bin Abi Thalib RA: Sahabat Mulia yang Gugur di Mihrab

Dalam suasana duka itu, putri Ali, Ummu Kultsum, berteriak penuh amarah dan kesedihan kepada pelaku:

“Wahai musuh Allah! Ayahku pasti akan baik-baik saja dan Allah akan menghinakanmu!”

Namun Ibnu Muljam justru membalas dengan keji, mengaku bangga karena berhasil menikam Ali dengan pedang mahal dan racun yang mematikan.

Upaya Pengobatan yang Gagal

Ali segera dirawat oleh para tabib terbaik. Salah satunya adalah Atsir ibn ‘Amr Al-Sukuni dari Kirsi. Ia menggunakan teknik medis tradisional, dengan bantuan urat dari paru-paru kambing untuk memeriksa kedalaman luka.

Namun hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tebasan pedang telah menembus ke bagian otak. Atsir pun menyimpulkan bahwa nyawa Ali bin Abi Thalib tidak dapat diselamatkan.

BACA JUGA :  iOS 27 Bawa Banyak Pembaruan: Apple Maps hingga Apple Music Ditingkatkan dengan AI dan Fitur Baru

Wafatnya Sang Pemimpin Adil

Ali bin Abi Thalib akhirnya wafat sebagai syahid pada usia sekitar 63 tahun, tepatnya 17 Ramadhan tahun 40 Hijriah.

Beliau dimakamkan secara sembunyi-sembunyi demi mencegah fitnah lebih lanjut. Makamnya diyakini berada di Najaf, Irak, meski lokasi pastinya tetap menjadi misteri hingga kini.

Ali meninggalkan warisan luar biasa: 33 anak, terdiri dari 15 laki-laki dan 18 perempuan. Di antara mereka, Hasan dan Husein RA dikenal sebagai pemuda penghulu surga.

Wafatnya Ali bin Abi Thalib RA merupakan tragedi besar dalam sejarah Islam. Namun lebih dari itu, hidup dan perjuangannya menjadi pelajaran penting tentang keimanan, keberanian, keadilan, dan kesetiaan terhadap ajaran Rasulullah SAW.

BACA JUGA :  Apple Perkenalkan Siri AI di WWDC 2026, Asisten Pintar dengan Kemampuan Lebih Canggih dan Personal

Ia adalah simbol kepemimpinan yang jujur di tengah badai fitnah, dan sampai hari ini tetap menjadi sosok teladan bagi seluruh umat Islam.

Semoga Allah SWT senantiasa merahmati dan menempatkan Ali bin Abi Thalib RA di tempat terbaik di sisi-Nya.***

Sumber: detikcom

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================