
Ia menyoroti dampak dari berbagai gejolak, termasuk perang dagang akibat kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump, namun menyatakan pemerintah siap menjaga daya tahan ekonomi nasional.
“Berbagai perkembangan dan kondisi strategi kebijakan akan terus ditingkatkan untuk mendorong multiplier effect yang lebih besar,” ujarnya. “Ekonomi Indonesia 2025 diproyeksikan masih akan tumbuh di sekitar 5 persen.”
Sri Mulyani juga menegaskan bahwa sektor swasta akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong peran swasta melalui deregulasi dan percepatan implementasi kebijakan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Namun, rincian insentif tersebut belum diungkap ke publik.***
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















