Tak Pernah Diperbaiki Sejak 1993, Jembatan Cibabi Kini Jadi Jalur Mistis

Jembatan Cibabi
Pengendara motor dan pejalan kaki melintasi Jembatan Cibabi yang dikelilingi hutan bambu, penghubung antara Sukahati, Kecamatan Cibinong dan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minim penerangan dan kondisi besi yang mulai keropos membuat jembatan ini dikenal warga sebagai jalur angker. Foto : bogor-today.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COM – Malam turun perlahan di antara rimbunnya hutan bambu yang memagari Jembatan Cibabi. Jembatan tua yang menghubungkan Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, dan Bojonggede, Kabupaten Bogor ini seolah menyimpan cerita lama yang tak banyak diketahui orang. Gelapnya malam dan minimnya penerangan membuatnya dijuluki warga sebagai jalur horor, tempat di mana keberanian diuji setiap langkahnya.

Dibangun pertama kali oleh warga pada tahun 1992 dengan hanya menggunakan bambu dan alat seadanya, jembatan ini adalah satu-satunya jalur penghubung masyarakat di dua kecamatan.

BACA JUGA :  Resep Bubur Kacang Hijau, Menu Sarapan Hangat dan Bergizi

Tahun berikutnya, tepatnya 1993, jembatan mulai diaspal, tapi tak banyak yang berubah sejak saat itu. Hingga kini, pagar besi kanan kirinya tampak keropos dan berkarat, menyisakan kesan rapuh yang menyatu dengan atmosfer mistis sekitarnya.

“Dulu jalannya cuma dikasih potongan bambu, di atasnya ditutup kaya sarung, kaya jembatan zaman dulu. Gelap, sepi, kalau malam ya aura-nya beda,” ujar Nurjaya (51), ketua RT setempat yang sudah puluhan tahun tinggal di dekat jembatan, Rabu (29/7/2025).

Menurut Nurjaya, suasana mencekam bukan cuma karena minim penerangan, tapi juga karena letaknya yang tersembunyi di balik rimbunnya bambu. Tak jarang, warga lebih memilih memutar jalan daripada melintasi jembatan itu saat malam hari.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

“Kalau malam… saya gak lewat situ. Serem. Kalau horornya ada. Dulu waktu saya masih bujang, pernah ada tukang jamu kalungnya ditarik orang gak dikenal. Sekarang sih udah jarang, tapi ya tetap aja aura-nya bikin merinding,” tuturnya, sambil tersenyum kecut.

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================