Ratu Jay Shima, Penguasa Perempuan Pertama di Tanah Jawa

Fakta ini menunjukkan keterbukaan Kerajaan Kalingga terhadap pertukaran budaya dan agama sejak abad ke-7 Masehi.

Pernikahan Kartikeyasingha dan Jay Shima menghasilkan dua putra: Parwati dan Narayana (Iswara). Parwati menikah dengan Rahyang Mandiminyak dari Kerajaan Galuh dan melahirkan Sannaha, ibu dari Sanjaya yang kelak menjadi pendiri Dinasti Sanjaya. Sementara itu, Iswara memerintah Kalingga Selatan dan menurunkan Dewa Singha.

BACA JUGA :  7 Ciri Orang Berjiwa Tua, Lebih Menyukai Makna Hidup daripada Tren Sesaat

Dengan demikian, Jay Shima dan Kartikeyasingha menjadi leluhur raja-raja Hindu Jawa, termasuk yang memerintah Kerajaan Medang dan Mataram.

Kepemimpinan Jay Shima menandai masa transisi penting dalam kesinambungan kekuasaan Hindu di Jawa.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Sebagai ratu yang memerintah secara langsung, Jay Shima juga menjadi simbol awal peran perempuan dalam kepemimpinan politik di Nusantara.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : iNews

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================