Israel Serang Lebanon, Targetkan Fasilitas Produksi Rudal Hizbullah

Israel
Ilustrasi. Israel melancarkan serangan udara di Lebanon Selatan dan Timur. Menhan Israel Katz sebut incar lokasi produksi rudal Hizbullah di Lebanon. (Tangkapan Layar Video Reuters/ISRAELI ARMY HANDOUT)

BOGORTODAY.COM – Militer Israel melancarkan serangan udara di berbagai wilayah Lebanon, termasuk Lebanon selatan dan timur, dengan target lokasi produksi rudal milik kelompok Hizbullah.

Serangan ini disebut sebagai salah satu yang terbesar sejak ketegangan meningkat di perbatasan kedua negara.

Media Channel 12 Israel, seperti dikutip Al Jazeera, melaporkan bahwa serangan ditujukan ke “lokasi terbesar untuk produksi rudal presisi milik Hizbullah di Lebanon.”

Kantor Berita Nasional Lebanon mencatat sedikitnya tujuh serangan udara menghantam kota-kota di wilayah Lembah Bekaa serta area pegunungan di Baalbek, yang terletak di bagian timur dan timur laut Lebanon.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Di Lebanon selatan, serangan dilaporkan mengenai wilayah Ghazieh dan menyebabkan kebakaran besar di sebuah gudang.

Sebuah rekaman video yang beredar memperlihatkan gumpalan asap tebal mengepul dari lokasi serangan.

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa Israel tidak akan mentoleransi ancaman dari kelompok bersenjata tersebut.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

“Setiap upaya organisasi teroris untuk memulihkan diri, mengubah posisi, atau mengancam akan ditanggapi dengan kekuatan tanpa henti,” tegasnya.

Meski Israel dan Hizbullah sempat mencapai gencatan senjata pada November lalu, serangan dari pihak Israel ke wilayah Lebanon terus terjadi hampir setiap hari.

Hal ini memicu kecaman internasional karena dinilai melanggar kesepakatan gencatan senjata yang ada.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================