
Kemudian di bidang sosial, Kota Bogor juga sedang melakukan perbaikan data warga yang memang benar-benar berhak menerima bantuan serta data jumlah anak-anak difabel untuk juga memberikan fasilitas yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar nantinya masuk di dalam data terpadu Kota Bogor.
“Kita mendapat informasi banyak profil warga tidak cocok, ke depan tugas kita semua memperbaiki data bantuan sosial. Karena yang berhak menerima yang ada pada desil satu hingga lima. Mari kita berlaku adil bagi mereka yang seharusnya mendapat bantuan, mari kita prioritaskan,” ujarnya.
Keberadaan Ketua RW ini merupakan jabatan strategis di wilayah yang jika dianalogikan yakni sebagai walikota-walikota wilayah, karena mereka ini juga ikut mengurusi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Dedie Rachim pun mengapresiasi peran Ketua RW yang juga turut serta dalam pembangunan kota.
Sehingga, Ia berharap agar informasi-informasi mengenai warga agar juga bisa tersampaikan agar berbagai program pemerintah bisa tepat sasaran.
“Saya paham persoalan pendidikan persoalan sosial, persoalan infrastruktur persoalan-persoalan banyak sekali di masyarakat. Jabatan itu ada masanya tapi persahabatan, silaturahmi sampai hayat di kandung badan. Kita bersama-sama menyelesaikan persoalan untuk kemajuan Kota Bogor ke depan,” ucapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















