Permintaan Emas di Iran Melonjak Tajam saat Konflik dengan Israel

BOGORTODAY.COM Permintaan emas di Iran mengalami lonjakan signifikan pada kuartal kedua 2025, bertepatan dengan konflik selama 12 hari antara Iran dan Israel pada pertengahan Juni lalu.

Dalam laporan terbarunya yang dirilis Kamis (31/7/2025), World Gold Council mencatat penjualan emas di Iran meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan permintaan ini terjadi meskipun harga emas global sedang berada di level tinggi.

Permintaan emas batangan dan koin di Iran bahkan mencapai level tertinggi dalam enam tahun terakhir.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Iran menjadi pengecualian, konsumen membeli perhiasan emas sebagai bentuk investasi alternatif, mendorong permintaan pada kuartal ini naik 12 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujar analis World Gold Council, Louise Street.

Secara global, tren permintaan emas justru menunjukkan penurunan. Permintaan emas batangan dan koin di seluruh dunia turun enam persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Sementara permintaan perhiasan emas menurun 14 persen secara volume, meski nilai transaksi pembelian naik 21 persen.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Street menambahkan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, banyak konsumen yang memperluas anggaran mereka untuk mencari aset investasi yang dinilai lebih aman.

Harga emas masih bertahan tinggi sepanjang kuartal kedua 2025. Kenaikan ini dipicu oleh ketegangan geopolitik serta dinamika tarif dagang antara Amerika Serikat dan negara mitra dagangnya. Kondisi tersebut turut memperkuat posisi emas sebagai salah satu instrumen investasi andalan, termasuk untuk dana berbasis emas.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================