Program “INJAK KAKI” Langkah Awal Menuju Pendidikan Berkualitas Yang Merata Di Kabupaten Bogor

Ia mengungkapkan, beberapa temuan penting pun mulai terungkap. Banyak PAUD dan TK mengalami keterbatasan pada fasilitas bermain dan sanitasi.

Di sisi lain, SD dan SMP menghadapi tantangan seperti kekurangan guru mata pelajaran, keterbatasan alat pembelajaran, hingga belum memadainya jaringan internet dan ruang laboratorium.

“Yang membedakan program ini adalah pendekatannya yang partisipatif dan berbasis komunitas. Perangkat desa dan tokoh masyarakat dilibatkan dalam proses validasi data, menjadikannya sebagai mitra aktif, bukan hanya objek pembangunan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Sri melanjutkan, seluruh data yang terkumpul akan diolah melalui platform digital berbasis daring, untuk memastikan proses pengelolaan data yang terbuka dan dapat diakses oleh pemangku kepentingan terkait, termasuk Dinas Pendidikan.

“Kredibilitas data sangat penting. Kami ingin data ini benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan sehingga menjadi dasar kebijakan yang berpihak,” kata Sri.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Ia menambahkan, dengan semangat kolaborasi, transparansi, dan keadilan, INJAK KAKI diharapkan menjadi contoh praktik baik yang dapat ditiru kecamatan lain di Kabupaten Bogor.

Sebab pendidikan yang merata dan berkualitas tak bisa dibangun hanya dengan niat baik, tapi harus dimulai dari data yang akurat dan tindakan nyata.***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================