
BOGORTODAY.COM – Pemkab Bogor menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi bencana banjir yang kerap melanda tiga kecamatan di wilayah timur saat musim hujan, yakni Cileungsi, Gunung Putri, dan Klapanunggal. Banjir di kawasan tersebut menyebabkan ratusan rumah warga terendam.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa pihaknya tengah memproses pembebasan lahan di wilayah timur untuk pembangunan embung air sebagai solusi jangka panjang penanggulangan banjir.
“Banjir di wilayah timur saat ini kita sedang berkoordinasi dengan pembebasan lahan untuk dijadikan embung air, tapi prosesnya butuh waktu,” kata Rudy, Sabtu (2/8/2025).
Sambil menunggu realisasi pembangunan embung, Rudy menyampaikan bahwa Pemkab Bogor menjalankan sejumlah langkah jangka pendek, di antaranya normalisasi saluran air yang terdampak sedimentasi dan penyempitan.
“Kita hari ini melakukan yang dapat kita lakukan terlebih dahulu, seperti normalisasi-normalisasi saluran air yang seharusnya menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS),” ujarnya.
Selain itu, normalisasi juga dilakukan terhadap sejumlah setu, saluran irigasi, serta sungai di kawasan Puncak. Pemkab juga telah menyelesaikan pemasangan turap bronjong di beberapa titik rawan longsor dan banjir.
“Turap-turap bronjong juga sudah selesai dipasang. Kita pun melakukan normalisasi beberapa setu, saluran irigasi, bahkan normalisasi-normalisasi sungai di Puncak,” jelas Rudy.
Rudy menegaskan bahwa Pemkab Bogor akan terus memprioritaskan kebutuhan masyarakat tanpa melihat batas kewenangan antarinstansi.
“Kita hari ini tidak bicara kewenangan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita prioritaskan untuk dapat kita selesaikan satu per satu,” pungkasnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Sumber : timetoday.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















