BOGORTODAY.COM – Pola makan sehat kini tak hanya sekadar soal menjaga berat badan atau menghindari penyakit, tapi telah menjadi bagian dari gaya hidup modern yang digemari lintas generasi dan budaya.
Jika dulu makan sehat berarti banyak pantangan, kini pendekatannya lebih holistik: menambah makanan bernutrisi, memperbanyak makanan utuh, dan meminimalkan konsumsi makanan olahan.
Berbagai negara telah lama menerapkan pola makan berbasis bahan alami yang terbukti secara ilmiah mendukung kesehatan. Beberapa bahkan melahirkan superfood yang kini mendunia.
The American Journal of Public Health baru-baru ini merilis lima makanan tersehat dari berbagai penjuru dunia, seperti dilansir VOGUE UK (23 Juli 2025). Berikut ulasannya:
- Kimchi (Korea Selatan)
Kimchi adalah ikon kuliner Korea yang terbuat dari fermentasi sayuran, biasanya sawi putih dan lobak, dengan bumbu cabai, bawang putih, jahe, dan garam. Rasanya yang asam pedas bukan hanya menggugah selera, tapi juga menyimpan segudang manfaat.
Kimchi mengandung probiotik alami yang mendukung keseimbangan mikrobiota usus. Konsumsi rutin kimchi terbukti dapat menurunkan risiko kanker, mengontrol tekanan darah, meningkatkan kekebalan tubuh, serta membantu menjaga berat badan ideal.
Para ahli gizi bahkan menyarankan konsumsi enam porsi makanan fermentasi setiap hari, seperti yang telah dilakukan oleh masyarakat Korea selama berabad-abad.
- Kacang Lentil (India)
Lentil atau miju-miju merupakan bahan dasar masakan khas India seperti dahl. Jenis kacang ini kaya akan protein nabati, serat, zat besi, dan antioksidan.
Lentil membantu mengurangi peradangan dalam tubuh yang menjadi akar banyak penyakit kronis, termasuk diabetes dan jantung.
Kandungan polifenol di dalamnya juga memiliki sifat antimikroba dan antikanker. Tak hanya menyehatkan, lentil juga terjangkau dan mudah dikombinasikan dengan makanan lain.
- Minyak Zaitun (Mediterania)
Minyak zaitun, khususnya yang extra virgin, telah lama menjadi fondasi diet Mediterania—salah satu pola makan paling sehat di dunia.
Kaya akan antioksidan dan lemak tak jenuh tunggal, minyak ini dikenal ampuh menjaga kesehatan jantung dan otak.
Studi ilmiah menyebutkan bahwa konsumsi rutin minyak zaitun dapat menurunkan tekanan darah, melindungi hati, serta mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Cara mengonsumsinya fleksibel: bisa sebagai dressing salad, campuran masakan, hingga diminum satu sendok setiap pagi.
- Kedelai (Jepang)
Tahu, tempe, miso, dan edamame adalah bentuk olahan kedelai yang sangat populer di Jepang dan Indonesia. Kedelai kaya akan protein, kalsium, magnesium, zat besi, folat, serta senyawa isoflavon.
Makanan ini diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol, mengurangi risiko kanker, serta memperkuat tulang.
Meskipun sempat kontroversial, studi terbaru menepis kekhawatiran soal efek negatif isoflavon dan justru menegaskan manfaatnya dalam menekan risiko kanker dan gejala menopause.
Catatan penting: konsumsi kedelai sebaiknya dalam bentuk alami atau fermentasi, bukan olahan pabrik.
- Yoghurt (Yunani)
Greek yoghurt atau yoghurt Yunani dikenal sebagai sumber probiotik, protein tinggi, dan kalsium. Menjadikannya sebagai menu sarapan atau camilan sehat bisa membantu memperkuat tulang, meningkatkan pencernaan, dan menstabilkan kadar gula darah.
Yoghurt juga kaya vitamin B12 yang penting untuk sistem saraf. Namun, pastikan memilih yoghurt alami tanpa tambahan gula untuk mendapatkan manfaat maksimal.
Teksturnya yang lembut dan rasanya yang segar membuat yoghurt mudah dikombinasikan dengan buah, madu, atau granola.
Mengadopsi makanan tersehat dunia seperti kimchi, lentil, minyak zaitun, kedelai, dan yoghurt dalam pola makan harian adalah langkah sederhana namun berdampak besar untuk meningkatkan kualitas hidup.
Tidak perlu langsung mengubah seluruh menu—cukup tambahkan satu per satu dan jadikan sebagai bagian dari kebiasaan baru.
Sehat kini tak harus ribet, apalagi mahal. Kuncinya ada pada konsistensi dan pemilihan bahan makanan alami yang penuh nutrisi.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















