
BOGORTODAY.COM – Fakultas Pendidikan dan Bahasa Unika Atma Jaya telah menyelenggarakan workshop dan perlombaan Film Pendek, dengan tema “Persaudaraan dalam Perbedaan sebagai Implementasi Dokumen Abu Dabhi”.
Perlombaan ini diikuti oleh sekolah-sekolah se-Jabodetabek tingkat SMA/SMK/MA sederajat.
Dalam kegiatan ini, para peserta lomba diharapkan dapat menuangkan nilai-nilai persaudaraan dalam keberagaman, yang dikemas dalam film pendek. Setiap karya diunggah di akun kanal Youtube.
Workshop yang diikuti oleh para peserta lomba selama 3 kali pertemuan, diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam penentuan konsep, pemaparan nilai dalam film pendek, serta teknis dalam mengeksekusi sebuah film.
SMA Mardi Yuana Bogor mengunggah dua karya Film Pendek dalam perlombaan ini. Salah satunya berjudul “Langit Kita Sama”, yang diproduksi oleh Nalan Suhara, Rhibka, dan tim. Film pendek ini berhasil menjadi delegasi Juara I Lomba Video Multikultural se-Jabodetabek 2025. Sedang juara dua SMA Santa Ursula Jakarta dan juara tiga SMK Santa Theresia Jakarta.
Rhibka mengatakan menurut saya lomba ini luar biasa, saya bisa ketemu teman-teman lainnya dari sekolah-sekolah yang berbeda se-Jabodetabek.
Rhibka menambahkan, seru juga bisa belajar dasar-dasar perfilm-an, yang akhirnya dipakai untuk mengangkat isu-isu sosial dalam kehidupan keberagaman.
“Semoga film yang diproduksi dalam perlombaan ini bisa menginspirasi para penonton dalam menjalin persaudaraan dalam perbedaan,” ujarnya.
Di tempat terpisah Pemerhati & Aktivis Pendidikan Heru B Setyawan mengatakan, semoga melalui kegiatan ini, seluruh peserta lomba dapat menjadi perantara nilai-nilai toleransi dalam keberagaman bagi lingkungan di sekitarnya.***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















