Menlu Jerman Soroti Krisis Gaza: Blokade Israel Picu Kelaparan Massal

“Ini adalah sesuatu yang juga harus kita akui,” tuturnya.

Namun ia mengingatkan bahwa krisis kemanusiaan yang berkepanjangan di Gaza mendorong semakin banyak negara untuk secara sepihak mengakui Palestina, tanpa mempertimbangkan kepentingan Israel.

“Ini menjadi perhatian kami, dan itu juga harus menjadi perhatian Israel,” tambahnya.

Dorongan Kembalinya Lembaga Kemanusiaan Internasional

Menlu Jerman itu juga menyerukan agar lembaga bantuan internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), badan-badan PBB, Palang Merah Internasional, dan organisasi keagamaan dapat kembali menjalankan peran mereka di Gaza.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

“Jika diberi akses, organisasi-organisasi ini dapat melakukan pekerjaan mereka,” tegas Wadephul.

Ketika ditanya kapan akses semacam itu seharusnya dimulai, ia menjawab, “Ini bisa dimulai besok – dan, nyatanya, itu sudah membaik. Sebagai hasil dari pertemuan saya dengan pemerintah Israel minggu ini, secara signifikan lebih banyak truk memasuki Gaza dibandingkan minggu lalu.”

Namun, ia menekankan bahwa jumlah bantuan yang masuk masih jauh dari cukup, dan menegaskan bahwa Jerman akan terus memantau situasi tersebut secara ketat.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Dalam kunjungan itu, Wadephul mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Luar Negeri Gideon Saar, serta Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Ia juga mengunjungi wilayah al-Taybeh, dekat Ramallah, dan bertemu dengan berbagai organisasi kemanusiaan yang beroperasi di kawasan tersebut.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================