Siswa dan Guru SMPN 1 Ciampea Bogor Keluhkan Asap Tebal dari Tambang Kapur

SMPN 1 Ciampea
Pembakaran tambang kapur di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor dikeluhkan guru dan siswi. (Fotod: Dok Ilham Ary/BogorToday)

BOGORTODAY.COMAsap tebal dari hasil pembakaran ban bekas di lokasi tambang kapur di Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, dikeluhkan sejumlah siswa dan guru di SMPN 1 Ciampea.

Puluhan tahun asap tebal menyelimuti area lingkungan sekolah. Bahkan tidak heran sejumlah siswa dan guru mengalami gejalan Infeksi saluran pernapasan (ISPA)

Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Lukman mengatakan, dengan adanya aktivitas pembakaran di lokasi tambang batu kapur kerap kali meresahkan dan dikeluhkan para siswa.

BACA JUGA :  Rutin Konsumsi Semangka Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

Menurutnya, setiap pagi saat menjalankan aktivitas sekolah asap tepal dari pembakaran ban bekas menyelimuti area lingkungan sekolah.

“Ketika pagi mengadakan upacara seharusnya diawali yang seharusnya pagi itu anak-anak dan guru juga menghirup udara yang benar-benar segar. Tapi justru lingkungannya seperti ini ya kurang baik lah,” kata Lukman, Rabu (6/8/2025).

Lukman mengatakan, akibat adanya aktivitas tambang tersebut, para siswa dan guru kini menderita penyakit ISPA atau gangguan pernapasan.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Lebih jelasnya ada beberapa. Tapi untuk beberapanya lebih jelasnya kami belum bisa memastikan apa itu karna udara sekitar atau mungkin sudah punya riwayat dari ganguan pernafasan tersebut dan kami pun sedang menelusuri untuk masalah ini,” katanya.

Aktivitas tambang kapur dan tungku pembakaran sudah terjadi sejak puluhan tahun serta tidak adanya tindakan tegas dari pihak terkait.

Editor : Gistin Illiyin

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================