
BOGORTODAY.COM – Setidaknya 44 warga Palestina dilaporkan tewas dalam rentetan serangan udara yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza sejak Rabu (6/8/2025) dini hari.
Dari jumlah tersebut, 18 orang di antaranya tewas saat tengah mencari bantuan, menurut laporan dari Al Jazeera.
Serangan terbaru terjadi di wilayah barat Khan Younis, Gaza selatan, di mana sebuah tenda yang menampung warga sipil menjadi target pengeboman. Petugas tanggap darurat segera dikerahkan untuk mengevakuasi para korban di tengah situasi medan yang digambarkan sebagai “sulit dan sangat berbahaya”.
Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan bahwa serangan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan banyak luka-luka di antara warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk, PBB kembali menyoroti dampak blokade Israel terhadap akses bahan bakar ke Gaza.
Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Farhan Haq, memperingatkan bahwa blokade tersebut menghambat operasi penyelamatan jiwa yang sangat dibutuhkan.
“Para kru saat ini sedang bekerja untuk mengevakuasi korban luka dan mengamankan area di tengah kondisi lapangan yang sulit dan sangat berbahaya,” demikian pernyataan PBB yang dibagikan lewat Telegram.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















