
PBB juga mengonfirmasi bahwa dalam dua hari terakhir, mereka hanya berhasil mengumpulkan sekitar 300.000 liter bahan bakar melalui perlintasan Karem Abu Salem (Kerem Shalom), jumlah yang sangat minim dibandingkan kebutuhan darurat di wilayah tersebut.
Sementara itu, kelompok Hamas mengapresiasi meningkatnya gerakan solidaritas global yang mengecam pemboman dan blokade yang mereka sebut sebagai “kelaparan yang dipaksakan oleh Israel” di Jalur Gaza.
Dalam pernyataannya, Hamas menyerukan masyarakat dunia untuk meningkatkan tekanan melalui aksi unjuk rasa dan demonstrasi massal.
“Kami menyerukan untuk melanjutkan dan meningkatkan tekanan rakyat di kota-kota, ibu kota, dan alun-alun pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, serta hari-hari mendatang, dengan pawai, protes, dan demonstrasi di depan kedutaan besar Zionis dan AS,” tulis Hamas.
Hamas juga mendesak pembukaan semua jalur masuk ke Gaza agar bantuan kemanusiaan dapat segera dikirimkan kepada jutaan warga yang terdampak.
Kondisi di Jalur Gaza saat ini terus memburuk, dengan krisis kemanusiaan yang semakin dalam dan seruan global yang semakin nyaring untuk mengakhiri kekerasan dan memberikan akses penuh terhadap bantuan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















