
BOGORTODAY.COM – Gelaran turnamen biliar Wali Kota Cup 2025, resmi di buka sekaligus menandai hadirnya Jogja Billiard sebagai pusat pengembangan bagi prestasi atlet lokal. Sebanyak 246 peserta turut ambil bagian dalam kompetisi ini, termasuk atlet dari luar Kota Bogor, Kamis (7/8/2025).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S Rasmana, yang hadir mewakili Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, menyambut baik kehadiran Jogja Billiard sebagai fasilitas olahraga indoor yang modern dan representatif.
“Ini menjadi ruang positif bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya. Kami mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha yang berkomitmen membangun ruang-ruang publik yang sehat dan kreatif,” ujarnya.
Anas menambahkan bahwa ke depan, Pemerintah Kota Bogor tengah mengembangkan sektor olahraga, rekreasi, dan kuliner sebagai sumber ekonomi baru, menggantikan kontribusi pajak dari sektor properti yang terus menyusut akibat keterbatasan lahan.
Direktur Jogja Billiard, Filemon Steven Julianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya cabang keempat Jogja Billiard yang berlokasi di Jalan Jambu No.23, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, setelah sebelumnya hadir di Yogyakarta, Jakarta Selatan, dan Depok.
“Kami berharap Jogja Billiard bisa menjadi simbol baru bagi perkembangan cabang olahraga biliar di Kota Bogor. Ini bukan hanya tempat hiburan, tapi juga pusat pembinaan atlet,” ujar Filemon.
Jogja Billiard Kota Bogor hadir dengan 42 meja biliar, kafe, mushola, serta area parkir yang luas. Tempat ini buka setiap hari, mulai pukul 11.00 WIB hingga 03.00 WIB, dengan tarif permainan mulai dari Rp40.000 hingga Rp50.000, tergantung waktu bermain.
Dalam momen grand opening, pengunjung disuguhi beragam promo menarik dan pertandingan seru dari atlet nasional maupun lokal.
Sementara, Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna, menilai hadirnya Jogja Billiard sebagai peluang emas untuk mengangkat prestasi cabang olahraga biliar di Kota Hujan. Ia juga menyebut fasilitas ini sangat layak menjadi venue ajang-ajang besar, seperti Porprov atau Popda.
“Jogja Billiard telah menyediakan ruang latihan gratis bagi para atlet Kota Bogor. Ini dukungan nyata yang sangat kami apresiasi,” kata Dedi.
Hal senada disampaikan Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Bogor, Ronny Kunaefi, yang optimis bahwa dengan sarana latihan yang memadai, prestasi atlet Bogor akan terus meningkat.
“Saat ini kita berada di peringkat lima besar Jawa Barat untuk cabang biliar. Dengan fasilitas dan pembinaan yang tepat, kami yakin peringkat ini bisa naik lebih tinggi,” ungkapnya.
Kehadiran Jogja Billiard bukan sekadar peresmian tempat olahraga, tetapi juga penanda seriusnya Kota Bogor dalam membangun ekosistem olahraga alternatif yang ramah anak muda dan berorientasi pada prestasi.***
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















