Tes DNA Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Digelar

BOGORTODAY.COM – Selebgram Lisa Mariana akhirnya memenuhi panggilan penyidik dengan mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Kamis (7/8/2025), guna menjalani tes DNA terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Pantauan di lokasi, Lisa tiba sekitar pukul 10.45 WIB didampingi tim kuasa hukum. Mengenakan blouse berwarna krem, ia memilih irit bicara di hadapan awak media.

Saat ditanya awak pers, Lisa hanya menyampaikan harapannya agar seluruh proses berjalan dengan jujur dan transparan.

“Doakan saja yang terbaik ya, semoga semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ada rekayasa,” ucap Lisa singkat.

Sebelum kedatangan Lisa, Ridwan Kamil telah lebih dulu tiba di Gedung Bareskrim. Ia terlihat mengenakan kemeja dengan balutan jas cokelat serta kacamata hitam. Namun, RK juga enggan memberikan komentar saat melewati awak media.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Tes DNA ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan, guna mengklarifikasi tuduhan Lisa yang menyebut RK sebagai ayah biologis dari anaknya — klaim yang kemudian dilaporkan oleh RK ke polisi sebagai pencemaran nama baik.

Laporan Ridwan Kamil terhadap Lisa Mariana dilayangkan pada Jumat, 11 April 2025, dan teregister dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI. Kasus ini terus bergulir hingga penyidik melakukan langkah lanjutan berupa pengambilan sampel genetik dari kedua belah pihak.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Sementara itu, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Bareskrim terkait kasus ini. Kasi Penkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, membenarkan hal tersebut.

“Kejati Jabar telah menerima SPDP dari teman-teman penyidik Bareskrim Polri. Tercantum pelapornya saudara MRK. Kejati Jabar menunjuk enam jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan,” ujar Nur di Bandung, Selasa (20/5/2025).

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyeret nama tokoh politik nasional dan figur publik di media sosial. Proses hukum pun dipastikan terus berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================