Atasi Banjir Tahunan, BBWS Keruk Setu Tlajung Udik Gunung Putri

BBWS
Alat berat mengeruk sedimentasi di Setu Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/8/2025), dalam rangka program normalisasi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar. Foto : CR4.

BOGORTODAY.COMBalai Besar Wilayah Sungai (BBWS) mulai melakukan normalisasi Setu Tlajung Udik di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pekerjaan ini diharapkan mampu mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah RW 6 dan RW 7 Desa Tlajung Udik saat musim hujan.

Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, mengatakan program tersebut sudah lama dinantikan warga.

“Ya alhamdulillah, terkait Setu Tlajung Udik, dari BBWS akhirnya melaksanakan normalisasi. Ini menjadi salah satu harapan kami, karena warga RW 6 dan RW 7 kalau hujan deras kebanjiran. Maka normalisasi salah satu solusi banjir,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

Menurut Kurnia, pekerjaan yang dilakukan mencakup pengerukan sedimentasi, pelebaran aliran air, dan penataan tanggul.

“Selama ini kapasitas tampungnya berkurang, jadi ketika curah hujan tinggi air meluap ke permukiman. Kalau ini dikeruk dan ditata kembali, air bisa tertampung maksimal,” jelasnya.

Ketua RW 6, Rudi, juga menyampaikan apresiasinya. “Kalau hujan deras 2-3 jam saja, air sudah naik. Rumah-rumah di sekitar setu pasti tergenang. Alhamdulillah sekarang sudah mulai dikerjakan normalisasi, mudah-mudahan ke depan banjirnya berkurang,” katanya.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Pantauan di lokasi, alat berat mengeruk lumpur dan membersihkan eceng gondok di tepi setu. Material diangkut keluar area, dan pekerjaan dijadwalkan berlangsung beberapa minggu ke depan.

Sejumlah warga tampak memantau proses pengerjaan, sementara anak-anak bermain di sekitar lokasi. “Kalau sudah normal lagi, mungkin bisa dipakai untuk wisata air kecil-kecilan. Tapi yang paling penting sih, rumah kami nggak kebanjiran lagi,” kata seorang warga RW 7. (CR4)

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================