
BOGORTODAY.COM – Banjir setinggi sekitar 80 sentimeter merendam dua sekolah dasar di Kecamatan Citeureup. Banjir menggenangi ruang kelas dan merusak peralatan sekolah di SDN Puspanegara 1 dan SDN Puspanegara 2.
Penjaga sekolah, Wawan, mengatakan banjir terjadi akibat tersumbatnya drainase di samping dan belakang sekolah oleh tumpukan sampah, sehingga air hujan tidak bisa mengalir dengan lancar dan akhirnya masuk ke dalam sekolah.
“Ini ujian besar. Air naik cepat dari belakang. Salurannya mampet, jadi air masuk ke semua ruangan,” ujar Wawan, Sabtu (9/8/2025)
Ia menjelaskan banjir berlangsung dengan cepat antara pukul 18.00 hingga 21.00 WIB dan hampir semua ruang kelas, ruang guru, serta gudang terdampak.
Menurutnya, banjir kali ini lebih parah dibanding sebelumnya karena selain drainase tersumbat, minimnya saluran pembuangan di lingkungan sekitar membuat air hujan sulit mengalir.
Setelah banjir surut, pihak sekolah segera melakukan pembersihan lumpur tebal agar aktivitas belajar tidak terganggu.
“Harapan kami pemerintah segera memperbaiki drainase dan menertibkan pembuangan sampah. Kalau tidak, hujan deras sedikit saja, sekolah ini bisa kebanjiran lagi,” kata Wawan. (CR4)
Bagi HalamanEditor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















