Drainase Mampet, Pengecoran Jalan Gunung Putri Dinilai Rawan Rusak

“Kami berterima kasih atas pengecoran ini, tetapi pembenahan drainase dan manajemen lalu lintas harus menjadi perhatian berikutnya,” tuturnya.

Pengguna jalan setempat, Ujang (45), yang setiap hari melintas di Jalan Raya Gunung Putri, mengungkapkan hal serupa.

“Sekarang jalannya mulus karena sudah dicor, tapi saat hujan masih ada genangan air di beberapa titik yang berpotensi merusak jalan kembali,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sejarah Ibadah Haji: Jejak Perjalanan Nabi Ibrahim hingga Menjadi Rukun Islam

Siti (33), seorang ibu rumah tangga yang rutin mengantar anaknya ke sekolah melewati jalan tersebut, juga mengeluhkan kemacetan yang sering terjadi akibat kepadatan kendaraan di pertigaan Cagak.

“Macet biasanya terjadi karena banyak kendaraan dari arah Kranggan dan Jalan Utama yang bertemu di pertigaan itu. Ditambah motor yang saling nyelip, membuat kondisi rawan kecelakaan,” katanya.

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

Sebagai informasi tambahan, Jalan Raya Gunung Putri merupakan jalur vital yang menghubungkan kawasan industri dan permukiman. Tanpa perbaikan menyeluruh, kondisi kemacetan dan kerusakan jalan diperkirakan akan terus berulang di wilayah tersebut. (CR4)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================