Keluarga Sandera Israel Serukan Mogok Nasional Protes Perluasan Perang di Gaza

Anat Angrest, ibu dari salah satu sandera, mendesak para pemimpin industri agar bersuara. “Keheningan kalian membunuh anak-anak kami,” katanya.

Histadrut sebelumnya pernah menggelar mogok umum pada 2024 setelah enam sandera dibunuh Hamas, yang mengganggu sektor transportasi, perbankan, dan kesehatan. Namun, aksi tersebut kala itu dihentikan lewat putusan pengadilan.

BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

Pemimpin oposisi Yair Lapid menyebut seruan mogok itu “dibenarkan dan tepat.” Ketua Partai Demokrat Yair Golan juga menyatakan dukungan penuh dan mengajak warga Israel untuk “turun ke jalan, melawan, dan mengganggu.”

Rencana perluasan perang yang diputuskan kabinet keamanan menuai protes keras dari keluarga 50 sandera yang masih ada di Gaza, termasuk 20 orang yang diyakini masih hidup. Mereka khawatir langkah militer itu justru mengancam keselamatan para sandera.

BACA JUGA :  Perdana, Peringatan HJB ke-544 Digelar di Citalahab Malasari

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membela kebijakan tersebut, menyebut Kota Gaza dan kamp-kamp pusat sebagai “dua benteng terakhir” Hamas yang harus diserang untuk “menyelesaikan tugas dan merampungkan kekalahan Hamas.”

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================