Kaspersky Peringatkan Ancaman “Dark AI” yang Dirancang untuk Kejahatan Digital

Dark AI
Ilustrasi AI. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Perusahaan keamanan siber Kaspersky memperingatkan maraknya ancaman “Dark AI”, yakni kecerdasan buatan yang digunakan secara khusus untuk merancang dan melancarkan kejahatan digital.

Teknologi ini memanfaatkan model bahasa besar (large language model/LLM) tanpa pengawasan dan aturan yang memadai, sehingga dapat disalahgunakan untuk tujuan yang tidak etis.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Kepala Tim Riset Analisis Global Kaspersky untuk META dan APAC, Sergey Lozhkin, menjelaskan Dark AI memungkinkan pembuatan malware, penulisan email phishing dengan bahasa yang meyakinkan, hingga pembuatan deepfake untuk penipuan.

“Kita memasuki era di mana AI bisa jadi perisai, tapi Dark AI adalah pedangnya,” ujar Lozhkin dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2025).

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Contoh Dark AI yang populer antara lain Black Hat GPT, WormGPT, DarkBard, FraudGPT, dan Xanthorox. Teknologi ini kerap dimanfaatkan untuk penipuan, peretasan, dan operasi siber otomatis berskala besar.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================