
BOGORTODAY.COM – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengunjungi Monumen Reog dan Museum Ponorogo (MRMP) untuk menyaksikan prosesi pemasangan panel kepala burung merak pada monumen setinggi 126 meter tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya pasca penetapan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO.
Fadli menegaskan pentingnya langkah nyata dalam menindaklanjuti pengakuan internasional ini, bukan hanya melalui seremoni, tetapi dengan membangun ekosistem yang mendukung keberlanjutan seni Reog.
“Harus ada kreativitas, gotong royong, dan sinergi berbagai pihak—pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga sektor swasta—untuk memajukan ini bersama-sama,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Pembangunan MRMP dimulai 11 Maret 2023 di bekas area tambang kapur Desa Sampung. Monumen ini dirancang menjadi patung tertinggi di Indonesia, melampaui Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, dengan desain karya arsitek muda asal Tabanan, Bramana Ajasmara Putra.
Arsitektur mengusung pendekatan vernacular Jawa yang ramah lingkungan, memanfaatkan ventilasi silang dan pencahayaan alami.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan pembangunan monumen dilakukan secara kolektif dan progresnya telah mencapai 94%.
Selain itu, Pemkab Ponorogo telah membuka museum transit untuk menyimpan dan mendigitalisasi artefak Reog, sehingga generasi mendatang dapat mempelajari sejarah leluhur secara langsung.
Fadli berharap MRMP tidak hanya menjadi destinasi wisata budaya andalan Jawa Timur, tetapi juga simbol kebanggaan Ponorogo di mata dunia.
Ia meyakini monumen ini dapat memperkuat identitas budaya bangsa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kebudayaan.
Acara pemasangan panel kepala merak turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan pusat, termasuk Sesmenko Perekonomian RI, para bupati dari wilayah sekitar, serta perwakilan Kementerian Kebudayaan dan Asosiasi Museum Indonesia.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















