BOGORTODAY.COM – Sultan Amangkurat I mencatat sejarah besar Kerajaan Mataram dengan membangun Istana Plered yang megah, sekaligus memindahkan ibu kota kerajaan. Proyek ambisius ini melibatkan ribuan tenaga kerja, termasuk para pejabat istana.
Pembangunan dilakukan untuk menggantikan keraton lama yang dinilai kurang kokoh karena berbahan kayu. Sultan memerintahkan pembakaran batu bata dalam jumlah besar sebagai bahan baku utama.
Tidak hanya rakyat, para pejabat juga diwajibkan turun langsung membantu. Penolakan terhadap perintah ini berujung sanksi tegas, seperti yang dicatat HJ De Graaf dalam Disintegrasi Mataram: Di Bawah Mangkurat I, di mana seorang pejabat diikat dan dijemur di bawah terik matahari.
Utusan Belanda Jan Vos menggambarkan istana menghadap Sungai Opak, dengan gerbang selatan mengarah ke sungai.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















