
BOGORTODAY.COM – Rusia mengakui terus mengembangkan rudal nuklir jarak menengah dan pendek meski ada moratorium pengerahan senjata tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengatakan moratorium hanya berlaku untuk pengerahan, bukan penghentian riset dan pengembangan.
BACA JUGA : Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh
“Selama moratorium, kami memanfaatkan waktu untuk mengembangkan sistem yang tepat dan membangun persenjataan yang substansial. Sejauh yang saya pahami, kami sekarang memilikinya,” ujar Ryabkov, dikutip RIA dari wawancaranya dengan televisi Rossiya-1, Senin (11/8/2025).
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















