
Ia juga mengingatkan agar tidak membiarkan larutan pembersih dari tisu basah terlalu lama di kulit karena dapat meningkatkan risiko iritasi.
Jenis tisu basah sendiri beragam, mulai dari tisu basah bayi, antiseptik, hingga kosmetik atau face wipes.
Meski face wipes dirancang untuk kulit wajah, para ahli menilai tisu ini tidak benar-benar membersihkan kulit secara menyeluruh dan dapat menyebabkan kekeringan jika digunakan terlalu sering.
Penggunaan tisu basah pada wajah sebaiknya dibatasi pada situasi darurat, seperti saat bepergian. Pilih produk bebas alkohol dan pewangi keras, lalu bilas wajah dengan air atau pembersih lembut setelah pemakaian untuk menghilangkan residu.
“Tergantung pada sensitivitas kulit dan frekuensi pemakaian, tisu basah bisa saja aman. Namun, membatasi penggunaannya adalah pilihan terbaik bagi kesehatan kulit dan lingkungan,” kata Campbell.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















