OpenAI Luncurkan Study Mode di ChatGPT untuk Tingkatkan Pemahaman Belajar

OpenAI
ChatGPT. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM OpenAI resmi meluncurkan fitur baru bernama Study Mode atau mode belajar di ChatGPT. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memahami langkah penyelesaian masalah secara bertahap, bukan sekadar memberikan jawaban instan.

“Hari ini, kami memperkenalkan mode belajar di ChatGPT — pengalaman belajar yang membantu Anda mengatasi masalah langkah demi langkah, bukan hanya sekadar mendapatkan jawaban. Mulai hari ini, mode ini tersedia bagi pengguna yang login dengan status Free, Plus, Pro, Team, dan akan hadir di ChatGPT Edu dalam beberapa minggu ke depan,” tulis OpenAI di laman resminya, Selasa (29/7/2025).

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

OpenAI menyebut ChatGPT sebagai salah satu alat bantu belajar paling populer, digunakan mulai dari persiapan ujian hingga eksplorasi konsep baru.

Namun, muncul pertanyaan apakah platform AI benar-benar mendukung proses belajar atau hanya memberi jawaban cepat.

Untuk menjawab tantangan ini, Study Mode hadir dengan lima fitur utama:

  1. Prompt Interaktif – Menggunakan pertanyaan Socrates, petunjuk, dan refleksi diri untuk membimbing pemahaman dan mendorong pembelajaran aktif.
  2. Respons Bertingkat – Menyajikan informasi dalam bagian yang mudah diikuti, menyoroti keterkaitan topik, dan mengurangi rasa kewalahan pada materi kompleks.
  3. Dukungan yang Dipersonalisasi – Menyesuaikan pembelajaran dengan tingkat kemampuan pengguna berdasarkan pertanyaan evaluasi dan riwayat percakapan.
  4. Pemeriksaan Pengetahuan – Menyediakan kuis dan pertanyaan terbuka dengan umpan balik personal untuk melacak kemajuan dan retensi pengetahuan.
  5. Fleksibilitas – Memungkinkan pengguna mengaktifkan atau menonaktifkan mode belajar kapan saja sesuai kebutuhan.
BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

Dengan kombinasi fitur tersebut, OpenAI berharap Study Mode dapat membantu pengguna membangun pemahaman yang lebih mendalam, meningkatkan retensi informasi, dan mendorong penerapan pengetahuan di situasi baru.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================