
BOGORTODAY.COM – Diabetes bisa menyerang siapa saja, di usia berapa pun. Oleh karena itu, pencegahan sejak usia muda menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Penyakit ini terjadi ketika kadar gula darah, yang merupakan sumber energi utama tubuh, terlalu tinggi. Mengutip WebMD, diabetes terbagi menjadi dua jenis.
Pertama, diabetes tipe 1 yang terjadi akibat tubuh tidak memproduksi cukup insulin. Kondisi ini biasanya muncul pada anak-anak atau remaja, namun bisa dialami di usia berapa pun.
Kedua, diabetes tipe 2 yang merupakan jenis paling umum. Penyebabnya adalah tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif. Risiko diabetes tipe 2 meningkat jika seseorang mengalami kelebihan berat badan atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
Faktor Risiko dan Perbedaan Pencegahan
Diabetes tipe 1 berkembang akibat sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel-sel pankreas penghasil insulin.
Penyebab pastinya belum ditemukan, namun faktor genetik dan lingkungan, seperti paparan virus atau racun tertentu, diduga berperan. Risiko meningkat jika orang tua mengidap diabetes tipe 1.
Berbeda dengan tipe 1, diabetes tipe 2 lebih dipengaruhi oleh pola hidup dan cenderung bisa dicegah. Berikut lima langkah pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini:
- Turunkan Berat Badan Berlebih
Menurut Mayo Clinic, menurunkan berat badan 5–7% dari total bobot tubuh dapat mengurangi risiko diabetes hingga hampir 60% dalam tiga tahun. Target realistis adalah 0,5–1 kg per minggu melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur.
- Rutin Berolahraga
Olahraga meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh lebih efisien mengelola gula darah. Latihan aerobik, high-intensity interval training (HIIT), dan latihan beban terbukti efektif mengurangi resistensi insulin.
- Jadikan Air Putih Minuman Utama
Mengurangi minuman manis seperti soda dan jus manis dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 maupun latent autoimmune diabetes of adults (LADA). Air putih membantu mengontrol asupan gula harian dan menjaga hidrasi.
- Perbanyak Konsumsi Serat
Serat larut memperlambat penyerapan gula darah, sementara serat tidak larut juga membantu menjaga kadar gula tetap stabil. Sumber serat alami seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian lebih baik daripada suplemen.
- Jaga Kadar Vitamin D
Vitamin D berperan dalam pengelolaan gula darah, meski bukti ilmiah mengenai pencegahan diabetes tipe 2 masih bervariasi. Memastikan kadar vitamin D tetap optimal tetap penting untuk kesehatan umum.
Mencegah diabetes sejak muda bukanlah hal sulit jika menerapkan pola makan seimbang, aktif bergerak, dan menghindari kebiasaan buruk. Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















