Prabowo Ungkap 1.063 Tambang Ilegal Rugikan Negara Rp 300 Triliun, Peringatkan ‘Orang Kuat’

Respons Kementerian ESDM

Menanggapi pernyataan Presiden, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyatakan pihaknya akan mendalami data ribuan tambang ilegal tersebut.

“Ini saya cek dulu angka-angkanya,” kata Yuliot kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Yuliot menjelaskan, Kementerian ESDM akan melakukan pendataan ulang terhadap tambang-tambang rakyat untuk memastikan legalitas perizinannya.

Sesuai ketentuan, wilayah kerja tambang rakyat yang dikelola perorangan dibatasi maksimal 5 hektare, sedangkan yang dikelola koperasi maksimal 10 hektare.

“Untuk tambang ilegal, ini kan kita lihat apakah tambang-tambang rakyat itu punya perizinan nggak?” jelasnya.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Pemerintah menegaskan bahwa upaya penertiban tambang ilegal tidak hanya untuk melindungi kekayaan negara, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================