
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya membenarkan peristiwa itu.
“Iya, konvoi beres main bola,” ujarnya singkat.
Sementara Kepala Desa Kalongsawah, Nurhasanah, juga mengonfirmasi tawuran tersebut.
“Iya, tawuran,” kata Nurhasanah melalui pesan WhatsApp, Senin (18/8/2025) dini hari.
Nurhasanah menjelaskan, pihak desa sebelumnya telah membubarkan Pekan Olahraga Desa (Pordes) cabang sepak bola karena dinilai tidak kondusif. Namun, turnamen Silaturahmi Cup 2025 tetap digelar secara mandiri di Kalongdagul.
“Pordes Kalongsawah sudah dibubarkan. Tetapi mereka ingin tetap mengadakan di Kalongdagul tanpa melibatkan desa. Kami sudah komitmen kalau terjadi apa-apa, desa tidak ikut campur lagi,” tegasnya.
Diketahui, kompetisi sepak bola antar kampung (tarkam) di Kalongsawah sempat ricuh pada 26 Juli lalu.
Meski demikian, turnamen Silaturahmi Cup 2025 kembali digelar di lapangan Labora, Kalongdagul, dengan catatan tanpa melibatkan tim dari Kampung Peuteuy.*
Editor : Gistin Illiyin
Wartawan : Andriawan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















