
BOGORTODAY.COM – Rasa kantuk yang datang pada saat tidak tepat—seperti ketika bekerja, belajar, mengemudi, atau beribadah—dapat mengganggu konsentrasi, menurunkan produktivitas, hingga membahayakan keselamatan.
Dalam ajaran Islam, masalah seperti ini dapat diatasi dengan memohon pertolongan Allah SWT melalui doa dan amalan tertentu.
Secara alami, kantuk adalah sinyal tubuh untuk beristirahat. Namun, jika datang pada momen penting, efeknya bisa signifikan: mengurangi kualitas ibadah, menghambat kinerja, dan menurunkan fokus.
Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim mengajarkan, “Jika salah seorang di antara kalian mengantuk ketika salat, maka tidurlah hingga kantuknya hilang. Karena jika ia salat dalam keadaan mengantuk, ia tidak tahu mungkin ia memohon ampun, namun ternyata mencaci dirinya sendiri.”
Menurut Dr. Shabri Shaleh Anwar dalam bukunya Rumus Mematikan Sifat Malas, salah satu cara efektif mengusir kantuk adalah berwudhu.
Hal ini sejalan dengan penjelasan Dr. Magomedov dari Dagestan State Medical Academy, yang menyebut bahwa wudhu dapat menstimulasi titik-titik aktif biologis (Biological Active Spots/BASes) pada tubuh sehingga memberikan efek segar dan mengurangi rasa kantuk.
Selain wudhu, doa juga menjadi amalan penting. Dikutip dari Kamus Doa: Lebih Lengkap dan Praktik karya Luqman Junaedi, beberapa doa yang dianjurkan antara lain:
- Kalimat Ta’awudz
A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.” - Penggalan Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
Lā ta’khudzuḥū sinatuw wa lā naūm
Artinya: “Allah tidak mengantuk dan tidak tidur.” - Doa dari QS. Al-A’raf: 54-56
Ayat-ayat ini mengandung pengagungan kepada Allah, ajakan berdoa dengan rendah hati, serta peringatan untuk tidak membuat kerusakan di bumi.
Islam tidak hanya memberikan solusi spiritual, tetapi juga menganjurkan langkah praktis seperti bergerak, mengatur pola tidur, dan menjaga kesehatan tubuh.
Menggabungkan doa, amalan ibadah, serta kebiasaan hidup sehat diharapkan dapat membantu mengatasi kantuk di waktu yang tidak tepat, sehingga aktivitas dan ibadah dapat dilakukan dengan maksimal.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















