Benteng Van den Bosch: Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Ngawi yang Kini Jadi Destinasi Wisata

Meski demikian, perlawanan rakyat tidak pernah surut. Salah satu pengikut setia Pangeran Diponegoro, Kyai Haji Muhammad Nursalim, tetap menggerakkan semangat juang rakyat Ngawi sambil mengajarkan nilai keagamaan.

Masa Pendudukan Jepang hingga Kemerdekaan

Ketika Belanda hengkang, benteng beralih fungsi menjadi penjara Jepang. Pada Februari 1943–1944, tercatat lebih dari 1.580 pria ditahan di benteng ini. Jumlah tahanan terus bertambah hingga menjelang proklamasi kemerdekaan, sebelum akhirnya mereka dibebaskan setelah Jepang menyerah.

Pasca kemerdekaan, Benteng Van den Bosch sempat digunakan oleh TNI Angkatan Darat. Kini, statusnya berubah menjadi situs cagar budaya yang dilestarikan sebagai warisan sejarah bangsa.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Wisata Sejarah di Benteng Van den Bosch

Selain nilai sejarah yang mendalam, Benteng Van den Bosch kini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Ngawi.

Wisatawan dapat menyusuri lorong-lorong benteng, melihat langsung sisa arsitektur kolonial, hingga menikmati instalasi edukasi berupa tulisan dan audio visual tentang sejarahnya.

Nuansa klasik bangunan yang dikelilingi pepohonan rindang membuat tempat ini juga populer sebagai spot fotografi. Banyak pengunjung yang menjadikan benteng ini sebagai lokasi foto prewedding maupun sekadar swafoto.

Informasi Wisata Benteng Van den Bosch

BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

Lokasi: Jl. Untung Suropati No.II, Pelem II, Ngawi, Jawa Timur
Jam Operasional: Setiap hari, pukul 08.00–17.00 WIB
️ Harga Tiket Masuk: Rp 10.000 per orang
Tarif Parkir:

  • Motor: Rp 2.000
  • Mobil: Rp 5.000
  • Mini Bus: Rp 10.000
  • Bus: Rp 15.000

Warisan Sejarah untuk Generasi Muda

Mengunjungi Benteng Van den Bosch bukan sekadar berjalan-jalan menikmati bangunan tua, tapi juga kesempatan untuk belajar tentang jejak perjuangan rakyat Indonesia.

Benteng ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan hasil dari perjuangan panjang melawan penjajah.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================