Simpang ITC Cibinong Akan Berubah Wajah, Tak Ada Lagi Antrean Panjang Kendaraan

simpang ITC Cibinong
Alat berat dikerahkan untuk pengerjaan pelebaran jalan di simpang ITC Cibinong, Kabupaten Bogor. Proyek ini ditargetkan rampung dalam tiga bulan sebagai solusi mengurai kemacetan dan membenahi drainase di kawasan tersebut. Foto : Rifki Ramadhan/Bogor Today.

BOGORTODAY.COM – Kemacetan di simpang ITC Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang selama ini menjadi keluhan pengendara akhirnya menemukan titik terang. Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai membangun jalan baru sekaligus pelebaran ruas untuk mengurai kepadatan lalu lintas dari arah Citeureup menuju Cibinong.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Ujang Supriadi, menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya sebatas pelebaran jalan, melainkan juga bagian dari penataan kawasan perkotaan Cibinong Raya.

“Simpang ITC itu cuma sodetan saja. Kalau dari Citeureup nggak antri, nanti kaya di simpang Tegar Beriman. Itu hanya sodetan saja, biar dilebarin, untuk mengurai kemacetan,” ujar Ujang kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Menurut Ujang, kemacetan di simpang ITC Cibinong kerap memicu antrean panjang kendaraan, terutama pada jam sibuk. Kondisi tersebut dinilai mengganggu mobilitas masyarakat sekaligus menghambat akses ke pusat pemerintahan Kabupaten Bogor yang berada di Cibinong.

Selain fokus pada pelebaran jalan, Dinas PUPR juga memperhatikan persoalan drainase yang selama ini menjadi salah satu penyebab genangan air di sekitar simpang ITC.

“Sama betulin drainasenya. Itu kan sering banjir, takutnya masalahnya di jalan kabupaten. Karena posisinya juga nyebrang ke jalan provinsi. Saya lihat dulu, bener apa enggak,” jelas Ujang.

BACA JUGA :  Charger Ponsel Dibiarkan Tercolok Terus di Stopkontak, Amankah? Ini Penjelasannya

Ujang menambahkan, proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan. Namun, ada tahapan teknis yang memakan waktu lebih lama, terutama pemasangan saluran u-dith. Menariknya, anggaran untuk proyek tersebut bukan berasal dari APBD, melainkan dukungan dari pihak ITC.

“Target pengerjaannya tiga bulan. Soalnya ada pemasangan u-dith yang lama, kalau beton mah cepat. Mulainya dari kemarin, dan pengerjaannya dari ITC, bukan dari APBD. Anggarannya memang dari ITC,” tutur Ujang.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================