
Saat ini, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat bersama UPT Jalan Jembatan VI telah menuntaskan pengukuran ulang trase jalan dengan didampingi jajaran Pemerintah Desa Cileuksa.
Rencananya, proyek ini akan mulai digarap setelah masuk dalam perubahan anggaran yang dibahas akhir tahun 2025.
Apih Ujang mengatakan,selain memudahkan akses ekonomi dan pertanian, pembangunan jalan juga diyakini akan membuka peluang baru dalam pengembangan wilayah perbatasan.
“Kalau jalan ini sudah bagus, masyarakat akan lebih mudah membawa hasil bumi dari ladang ke pasar, anak-anak sekolah pun bisa lebih cepat sampai ke sekolah, serta akses ke fasilitas kesehatan lebih terjangkau,” tukasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















